MENJAGA PINTU MASUK WILAYAH/NEGARA, BKK KELAS II POSO PERKUAT KOORDINASI KOMUNITAS MARITIM DAN BANDAR UDARA
Morowali, 23 Januari 2026 - Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan terhadap ancaman penyakit menular, Kejadian Luar Biasa (KLB), dan wabah yang berpotensi masuk melalui pintu masuk wilayah negara, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Poso menyelenggarakan kegiatan Koordinasi Komunitas Maritim dan Bandar Udara yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait di wilayah kerja Bungku. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan sinergi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan kekarantinaan kesehatan serta meningkatkan kemampuan deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi kejadian Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM) di pintu masuk negara. Kepala BKK Poso dalam sambutannya menyampaikan bahwa meningkatnya mobilitas orang, alat angkut, barang, dan lingkungan di era globalisasi menuntut kesiapsiagaan seluruh pihak dalam mengantisipasi masuk dan menyebarnya penyakit menular yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat.
“Kabupaten Morowali sebagai salah satu gerbang utama pergerakan barang dan manusia di Provinsi Sulawesi Tengah, memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional. Namun tingginya aktifitas pelayaran dan mobilitas tenaga kerja menuntut dan memaksa kita untuk memberikan perhatian khusus pada aspek kewaspadaan terhadap potensi KLB/wabah di Tengah munculnya beberapa kasus penyakit menular potensial seperti Hanta virus, Ebola maupun penyakit menular lainnya yang kita ketahui bersama telah ditemukan di beberapa negara dimana Indonesia dan Kabupaten Morowali khususnya adalah salah satu titik lalulintas perdagangan internasional yang tidak luput untuk mendapatkan paparan resiko tersebut. BKK Kelas II Poso tidak dapat bekerja sendiri. Sinergi yang kuat antara otoritas Pelabuhan, otoritas Bandara, maskapai, agen pelayaran dan seluruh komunitas merupakan kunci utama pencegahan masuk dan keluarnya penyakit potensial wabah” ujar Sitti Chadijah, SKM.,M.Si
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan instansi pemerintah, otoritas pelabuhan dan bandar udara, operator transportasi, serta stakeholder terkait lainnya yang memiliki peran dalam pengawasan dan penanggulangan risiko kesehatan di pintu masuk wilayah negara. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun sistem kewaspadaan yang terintegrasi dan responsif terhadap ancaman kesehatan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan dari Unit Penyelenggara Pelabuhan Bungku, Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas III Morowali dan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Poso mengenai situasi penyakit menular yang menjadi perhatian global maupun nasional, mekanisme kewaspadaan dini, prosedur pelaporan kejadian kesehatan masyarakat, serta langkah-langkah koordinasi yang perlu dilakukan apabila ditemukan kasus atau faktor risiko kesehatan yang berpotensi menimbulkan KLB maupun wabah.
Diskusi berlangsung secara aktif dengan membahas berbagai tantangan di lapangan, termasuk mekanisme komunikasi lintas sektor, kesiapan sumber daya, serta upaya peningkatan efektivitas pelaksanaan prosedur penanganan kejadian kesehatan masyarakat.
Kegiatan koordinasi ini juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi antar instansi mengenai peran dan tanggung jawab masing-masing pihak dalam mendukung penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan. Kesamaan pemahaman dinilai penting untuk memastikan setiap unsur dapat bergerak secara cepat, tepat, dan terkoordinasi apabila terjadi situasi kedaruratan kesehatan masyarakat.
Melalui forum ini, para peserta
menyatakan komitmen untuk terus memperkuat kerja sama dan meningkatkan
koordinasi dalam rangka menjaga keamanan kesehatan masyarakat. Sinergi yang
terbangun diharapkan mampu mendukung pelaksanaan deteksi dini, pencegahan, serta
respons terhadap berbagai ancaman penyakit menular yang berpotensi masuk
melalui jalur transportasi laut maupun udara.
Sebagai garda terdepan dalam pengawasan
kesehatan di pintu masuk negara, BKK Poso terus berupaya meningkatkan kapasitas
dan kualitas pelaksanaan kekarantinaan kesehatan melalui penguatan koordinasi
lintas sektor, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta optimalisasi
sistem kewaspadaan dan respons kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan Koordinasi Komunitas
Maritim dan Bandar Udara ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat
antar seluruh pemangku kepentingan sehingga upaya pencegahan dan penanggulangan
penyakit menular, KLB, maupun wabah dapat dilaksanakan secara efektif dalam
rangka melindungi kesehatan masyarakat dan menjaga ketahanan kesehatan
nasional.
BKK Kelas II Poso tidak menerima suap
dan/atau gratifikasi dalam bentuk apapun. Jika terdapat potensi suap atau
gratifikasi silahkan laporkan melalui link: